Menuju Kantin Sehat SMEKTI

Kantin menjadi salah satu tempat yang biasanya ada di setiap sekolah. Tidak hanya makanan saja yang terdapat di kantin, berbagai macam minuman juga tersedia. Oleh karena itu, kantin menjadi tempat pertama yang akan dituju para siswa ketika waktu istirahat. Pelajaran yang begitu menyenangkan atau bahkan mungkin membuat siswa mengantuk yang cukup menguras enegri sehingga menjadikan perut menjadi begitu lapar dan tidak sabar untuk membelanjakan uang saku di kantin.

Kantin juga menjadi ibu kedua yang sudah menyiapkan makanan untuk siswa yang tidak sempat untuk sarapan di rumah sebelum berangkat ke sekolah atau membawa makanan, sehingga mereka mengandalkan kantin untuk membeli makanan.

Baca juga : Paparan Kepala Dinas Dikbud NTB Mengawali Tahun 2022 di SMK Negeri 3 Mataram

Saat ini makanan-makanan yang beredar di masyarkat ataupun bahan-bahan yang digunakan untuk bahan baku membuat makanan belum tentu aman untuk dikonsumsi. Seperti contohnya saus yang digunakan penjual bakso, mungkin ada yang bahan bakunya tidak aman (sesuai standar BPOM). Kebanyakan masyarakat tidak memahami hal ini, yang penting ketika membeli bakso menuankgkan saja saos yang disiapkan oleh penjual tanpa mempertanyakannya. Jika bahan bakunya aman untuk dikonsumsi tidak akan menjadi masalah, tetapi jika bahan bakunya mengandung bahan yang berbahaya untuk tubuh maka dalam jangka panjang terhadap akan mempengaruhi kesehatan tubuh bagi yang mengkonsumsinya.

Untuk menghindari hal-hal tersebut maka diperlukan adanya kerjasama antara pengelola kantin dengan pihak sekolah,  sehingga terciptalah  kantin yang sehat yang terus dipantau oleh pihak sekolah.

Hal-hal apa sajakah yang harus diupayakan untuk mewujudkan kantin sehat ? Berikut informasinya!

Baca juga : Usia Ke 51, “SEANDAINYA MAU” SMK Negeri 3 Mataram PASTI BISA !!!

Syarat Kantin Sekolah Sehat Menurut BPOM dan Kemenkes

Pada tahun 2013, Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) telah menetapkan aturan kantin sekolah sehat yang terdiri atas sejumlah kriteria. Upaya ini dilakukan untuk membantu mengatasi masalah gizi ganda ( kekurangan gizi maupun kelebihan ) di Indonesia. Bagi sekolah-sekolah yang berkomitmen mempraktikkan aturan tersebut akan diberikan penghargaan Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah.

Kantin sekolah sehat memiliki syarat sebagai berikut :

  • Ada persedian air bersih untuk mengolah makanan, mencuci tangan dan mencuci peralatan makan
  • Mempunyai tempat penyimpanan bahan makanan dan peralatan makan yang bebas dari serangga dan hewan pengerat
  • Ada tempat khusus penyimpanan bahan bukan pangan ( sabun cuci piring, cairan anti serangga ) yang terpisah dari tempat penyimpanan bahan pangan.
  • Tempat yang bersih dan tertutup untuk pengolahan dan persiapan penyajian makanan
  • Kasir berada di tempat khusus, minimal orang yang bertugas di kasir tidak bertugas meyiapkan makanan karena kuman penyakit dapat tersebar ke makanan melalui tangan habis memegang uang.
  • Mempunyai tempat pembuangan sampah padat, cair dan gas
  • Pastikan juga jajanan kemasan yang dijual dikantin belum kadaluarsa dan sudah lolos sertifikat BPOM.

Bagaimana dengan Kantin SMEKTI 3 tahun yang lalu ?

Selasa,  4 Januari 2022 penulis berkesempatan berbincang dengan alumni yang sekaligus mantan pengurus OSIS  periode 2018-2019. Mereka memaparkan kondisi kantin sekolah SMEKTI masih banyak kekurangan dan perlu pembenahan dari segi kesehatan maupun kebersihan. Beberapa siswa belum memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan sehingga sampah bekas makanan dibuang di sembarang tempat. Banyak siswa yang ketika makan di kantin kurang memiliki etika, misalnya bangku yang harusnya digunakan untuk duduk malah mereka jongkok di sana.

Baca juga : TERIMA KASIH SEKOLAH TERCINTA SMK NEGERI 3 MATARAM

Pada kesempatan terpisah Kepala SMK Negeri 3 Mataram,  Ruju Rahmad, S.Pd, MT mengatakan bahwa SMKN 3 Mataram sudah menjadi SMK Pusat Keunggulan (SMK-PK) mulai bulan Juli 2020. Untuk itu Kepala Sekolah sangat mengharapkan adanya perubahan terhadap pembiasan pola lama [NY1] yang harus ditinggalkan seperti kebiasaan untuk tidak merawat kantin dengan baik. Beliau kecewa dengan beberapa prilaku perilaku siswa yang masih membuang sampah sembarangan, cara duduk pada saat makan yang tidak semestinya.

Di awal tahun 2022 ini mulai adanya pembenahan-pembenahan menuju kantin sekolah sehat dengan harapan kantin SMEKTI bisa menjadi kantin yang mendapatkan ” Sertifikat Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah.”

Kantin Sekolah Awal Tahun 2022

Melalui kantin sekolah sehat, siswa diharapkan belajar mengenai makanan sehat, aman dan bergizi, siswa mengenal jajanan sehat yang terbuat dari bahan baku yang juga sehat, mengenal tampilan dan ciri makanan sehat. Di kantin siswa juga belajar bersosialisasi dan tanpa disadari juga belajar berhitung uang belanja.

Pakar Gizi IPB, Prof Hardiansyah Ms mengatakan, jajanan sehat dapat mendorong terciptanya generasi muda yang handal dan berkualitas. “ Jajanan sehat mengajarkan disiplin pada anak, dan otak menjadi encer sehingga daya serap anak saat belajar juga tinggi.”

“Mari Bersama-sama ciptakan dan wujudkan kantin sehat Menuju SMEKTI JUARA.”

______________________________________________________________

Penulis : Putu Kumala Dewi

Editor : I Nengah Yasdwipura (Tim Media Center SMEKTI)